Nebula Kepiting(Crab Nebula)

Kamis, 06 Oktober 2011

Nebula Kepiting (Crab Nebula, M1, NGC 1952, Taurus A) adalah sebuah sisa-sisa supernova dan nebula angin pulsar yang terletak di rasi bintang Taurus. Nebula ini pertama kali diamati oleh John Bevis pada tahun 1731; nebula ini berhubungan dengan supernova terang yang dicatat oleh astronom China dan Arab pada tahun 1054.

Pada spektrum sinar-X dan sinar gamma dengan energi di atas 30 KeV, Nebula Kepiting adalah sumber radiasi terkuat di langit, dengan fluks melebihi 1012 eV.


Terletak pada jarak sekitar 6.500 tahun cahaya (2 kpc) dari Bumi, nebula ini memiliki diameter 11 tahun cahaya (3,4 pc) dan mengembang dengan kecepatan sekitar 1.500 kilometer tiap detik.

Di pusat nebula terdapat Pulsar Kepiting, sebuah bintang neutron yang berputar cepat dan memancarkan pulsa radiasi pada spektrum sinar gamma hingga gelombang radio dengan frekuensi putaran 30,2 putaran tiap detik. Nebula ini merupakan obyek astronomi pertama yang dikenal dari ledakan supernova yang tercatat dalam sejarah manusia.



Nebula ini turut berperan sebagai sumber radiasi untuk mempelajari benda langit yang mengokultasinya. Pada tahun 1950 dan 1960, korona Matahari dipetakan berdasarkan pengamatan gelombang radio dari Nebula Kepiting yang melewatinya, dan pada tahun 2003, ketebalan atmosfir dari Titan dapat diukur karena atmosfir menghalangi radiasi sinar-X dari Nebula Kepiting.
Data Pengamatan               : J2000.0
Jenis                                  : Sisa-sisa Supernova
Asensio rekta                     : 05j 34m 31.97d[1]
Deklinasi                            : +22° 00′ 52.1″[1]
Jarak                                 : 6,5 ± 1,6 ktc[2]
Magnitudo tampak             : (V) +8,4
Dimensi tampak                 : (V) 420″ × 290″[3][a]
Karakteristik Fisik
Jari-jari                              : 5,5 tc (1,7 pc) [4]
Magnitudo absolut             : (V) −3,1 ± 0,5[b]
Ciri khusus                        :Pulsar optik
Nama lain                         : Messier 1[1]
                                          NGC 1952,[1]
                                          Sharpless 244

1 komentar:

Anonim mengatakan...

good article

Posting Komentar